8 Batasan PT Perorangan yang Wajib Diketahui Pebisnis

PT Perorangan hadir sebagai solusi pendirian badan usaha yang sederhana dan terjangkau, khususnya bagi pelaku UMKM dan pengusaha perorangan. Bentuk usaha ini memungkinkan satu orang mendirikan Perseroan Terbatas tanpa perlu mitra atau pemegang saham lain.

Namun, di balik kemudahannya, terdapat sejumlah batasan PT Perorangan yang perlu dipahami sejak awal. Tanpa pemahaman yang tepat, pebisnis berisiko menghadapi kendala hukum, pajak, maupun keterbatasan ekspansi di kemudian hari.

Berikut penjelasan lengkap 8 batasan PT Perorangan yang perlu Anda ketahui sebelum memilih bentuk badan usaha ini.


1. Batas Modal Usaha yang Jelas

PT Perorangan diperuntukkan bagi usaha mikro dan kecil. Oleh karena itu, modal dasar PT Perorangan dibatasi maksimal Rp5 miliar.

Apabila modal usaha Anda:

  • Melebihi Rp5 miliar, atau
  • Membutuhkan struktur permodalan yang lebih besar,

maka PT Perorangan tidak lagi sesuai, dan Anda wajib menggunakan PT persekutuan modal (PT biasa).


2. Batas Omzet Tahunan

Selain modal, omzet tahunan PT Perorangan juga dibatasi. Jika omzet perusahaan Anda:

  • Melampaui Rp50 miliar per tahun,

maka status PT Perorangan harus diubah menjadi PT biasa. Hal ini bertujuan agar bisnis dengan skala besar memiliki tata kelola dan pengawasan yang lebih memadai.


3. Hanya Bisa Dimiliki Satu Orang

PT Perorangan hanya boleh dimiliki oleh satu orang pemegang saham sekaligus direktur. Artinya:

  • Tidak bisa memiliki partner bisnis
  • Tidak bisa membagi saham kepada investor
  • Tidak cocok untuk bisnis kolaboratif

Jika Anda berencana mengajak rekan usaha atau investor, maka PT biasa adalah pilihan yang lebih tepat.


4. Jenis Usaha Tertentu Tidak Diperbolehkan

Tidak semua bidang usaha dapat dijalankan dalam bentuk PT Perorangan. Beberapa sektor usaha yang:

  • Memerlukan izin khusus
  • Berisiko tinggi
  • Diawasi secara ketat oleh regulator

umumnya wajib berbentuk PT biasa, seperti:

  • Perbankan dan jasa keuangan
  • Asuransi
  • Lembaga pembiayaan
  • Sektor strategis lainnya

5. Skema Pajak Memiliki Batasan

Salah satu daya tarik PT Perorangan adalah pajak final UMKM sebesar 0,5% dari omzet. Namun, tarif ini hanya berlaku apabila:

  • Omzet masih dalam batas UMKM
  • Memenuhi ketentuan perpajakan yang berlaku

Jika omzet atau skala usaha meningkat, maka:

  • Skema pajak final tidak berlaku lagi
  • Pajak mengikuti ketentuan PT biasa (PPh Badan)

6. Tetap Wajib Membuat Laporan Keuangan dan Pajak

Walaupun pendiriannya sederhana, PT Perorangan tetap memiliki kewajiban administratif, antara lain:

  • Menyusun laporan keuangan
  • Melaporkan pajak secara berkala
  • Memperbarui data usaha jika terjadi perubahan

Kelalaian dalam kewajiban ini dapat menimbulkan sanksi administrasi dan pajak.

7. Kurang Fleksibel untuk Pertumbuhan Bisnis

PT Perorangan ideal untuk usaha kecil yang stabil. Namun, ketika bisnis:

  • Membutuhkan tambahan modal besar
  • Memerlukan struktur organisasi
  • Ingin melakukan ekspansi agresif

maka PT Perorangan menjadi kurang fleksibel. Pada tahap ini, upgrade ke PT persekutuan modal adalah langkah strategis.


8. Tidak Bisa Go Public

Batasan terbesar PT Perorangan adalah tidak dapat melantai di bursa saham (go public). Jika Anda memiliki visi membangun perusahaan besar dengan banyak investor dan pendanaan publik, maka PT biasa adalah satu-satunya pilihan.

Kapan Sebaiknya Upgrade dari PT Perorangan ke PT Biasa?

Upgrade dari PT Perorangan ke PT persekutuan modal sangat disarankan apabila:

  • Omzet dan modal terus meningkat
  • Ingin menambah pemegang saham
  • Membutuhkan pendanaan investor
  • Menargetkan ekspansi jangka panjang

Dengan struktur PT biasa, Anda akan mendapatkan:

  • Fleksibilitas kepemilikan saham
  • Akses pendanaan lebih luas
  • Kredibilitas bisnis yang lebih tinggi

Solusi Pendirian dan Upgrade PT Perorangan

Jika Anda masih ragu memilih antara PT Perorangan atau PT biasa, pendampingan profesional sangat dianjurkan agar tidak salah langkah sejak awal.

Bavindo menyediakan:

  • Jasa pendirian PT Perorangan
  • Pendampingan upgrade ke PT persekutuan modal
  • Konsultasi struktur usaha dan perizinan
  • Bantuan administrasi dan legalitas bisnis

Dengan bantuan tim profesional, proses pendirian maupun upgrade PT dapat dilakukan lebih cepat, aman, dan sesuai ketentuan hukum.

👉 Konsultasikan PT Perorangan dan Upgrade PT Anda Bersama Bavindo Sekarang


FAQ Seputar PT Perorangan

Apakah PT Perorangan cocok untuk semua bisnis?

Tidak. PT Perorangan cocok untuk usaha kecil dengan pemilik tunggal dan rencana bisnis sederhana.

Apakah PT Perorangan bisa memiliki investor?

Tidak bisa. PT Perorangan hanya boleh dimiliki oleh satu orang.

Apakah PT Perorangan wajib membayar pajak?

Ya. PT Perorangan tetap wajib membayar dan melaporkan pajak sesuai ketentuan.

Apakah PT Perorangan bisa diubah menjadi PT biasa?

Bisa. Jika bisnis berkembang, PT Perorangan dapat di-upgrade menjadi PT persekutuan modal.

Apa risiko jika tidak upgrade saat usaha berkembang?

Risikonya meliputi pelanggaran regulasi, masalah pajak, dan keterbatasan pengembangan bisnis.

Share your love